Open Jam 08.00 s/d 16.00. Sabtu - Minggu Libur
0857-7368-6069
0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Doa Niat Mandi Nifas dan Tata Cara Mandi Nifas

Ditulis Oleh Wish Dr Boyke produk wish produk asli dan resmi dr boyke dian nugraha

Dalam islam kita diwajibkan untuk melakukan mandi besar, bila terkena hadas besar. Salah satu hadast besar yang dialami oleh wanita adalah nifas. Nifas merupakan darah yang keluar dari vagina setelah proses melahirkan. Masa nifas biasanya berlangsung selama 40 hari. Jika sudah selesai, ibu yang melahirkan wajib melakukan mandi nifas.

Sehingga bisa diperbolehkan untuk melakukan ibadah lagi. Sayangnya masih banyak wanita yang tidak tahu tata cara mandi nifas yang baik dan benar dan doa atau niatnya, bahkan ada juga yang tidak tahu kapan mandi nifas dilakukan. Mereka berpikir caranya sama dengan mandi pada umumnya.

Sebelumnya anda harus tahu, apa saja penyebab kita diwajibkan untuk mandi besar. Mandi besar tidak hanya dilakukan oleh wanita, pria pun harus melakukan mandi besar bila terkena hadast besar. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan anda wajib melakukan mandi besar:

  • Setelah bersenggama (jimak)
  • Keluar air mani (sperma)
  • Setelah selesai masa haid
  • Setelah melahirkan
  • Setelah nifas atau darah yang keluar setelah melahirkan
  • Mati bukan karena mati syahid

Hukum Mandi Wajib Setelah Melahirkan dan Nifas

Hukum Mandi Wajib Setelah Melahirkan dan Nifas

Perlu anda tahu bahwa mandi setelah melahirkan dan setelah selesai nifas merupakan dua hal yang berbeda. Ada dua istilah yang perlu anda ketahui yaitu

  • Wiladah adalah keadaan di mana seorang wanita selesai melahirkan anak
  • Nifas merupakan darah yang keluar setelah selesai melahirkan anak.

Anda harus memahami kedua perbedaan tersebut dan wanita wajib untuk melakukan mandi besar. Ada dua pendapat yang terdapat di masyarakat. Ada yang mengatakan keduanya diwajibkan untuk mandi wajib, tetapi ada yang bilang cukup mandi setelah nifas saja, setelah melahirkan tidak perlu mandi besar.

Jadi misalnya setelah melahirkan tidak mengeluarkan darah nifas, berarti anda hanya perlu mandi wajib wiladah saja. tetapi bila setelah melahirkan keluar darah nifas, anda perlu menunggu darah kering. Kemudian baru mandi wiladah dan nifas secara bersamaan. Jika digabungkan bukan berarti anda harus mandi dua kali, tetapi cukup menggabungkan dua niat sekaligus. Anda juga bisa hanya meniatkan untuk mandi besar saja.

Niat Doa dan Tata Cara Mandi Nifas Yang Benar

Gambar Orang Niat Doa dan Tata Cara Mandi Nifas Yang Benar

Tata cara mandi nifas secara islam yang baik dan benar menurut tuntunan Nabi Muhammad SAW, sebenarnya hampir sama dengan mandi besar setelah haid. Hanya berbeda di ucapan niatnya saja. berikut ini penjelasan secara lengkapnya :

1. Membaca Doa Niat Mandi Nifas dan Setelah Melahirkan

Niat mandi tidak harus diucapkan dengan lantang, anda bisa mengucapkan di dalam hati. Karena allah swt pasti sudah tahu niat semua hambanya. Tetapi anda juga bisa mengucapkan langsung secara lantang. Niat mandi wajib nifas yaitu;

Lafadz atau Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirofi’I hadatsinnafaasi lillaahi ta’alla”

Yang artinya: Saya niat mandi untuk menghilangkan hadast nifas karena Allah Ta’alla.

Lafadz atau Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Melahirkan

Bacaan niat mandi wiladah lengkap arab, latin dan artinya

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْوِلاَدَةِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirf’i khadasil wiladati lillahi ta’ala”

Artinya : Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats wiladah karena Allah Ta’ala

2. Mengucapkan Basmallah

Seperti hadist HR Ibnu Hibban yang mengatakan setiap perkara (kehidupan) yang tidak dimulai dengan bismillahirrahmaanirrahiim, maka dia akan terputus. Artinya adalah kurang barakahnya. Oleh karena itu sebelum melakukan mandi nifas, alangkah baiknya untuk mengucapkan bismillah terlebih dahulu.

3. Membasuh Tangan dan Kemaluan

Basuhlah tangan seperti cuci tangan, kemudian basuh dibagian kemaluan sampai bersih. Tidak perlu menggunakan sabun atau shampo. Tetapi cukup dibasuh dengan menggunakan air. Setelah itu cuci tangan atau basuh tangan kembali. Alangkah baiknya melakukan tahapan ini sebanyak tiga kali.

4. Berwudhu

Berwudhu untuk menyucikan diri dari hadast. Tata cara berwudhunya sama dengan wudhu sebelum melakukan shalat. Lakukan wudhu dengan baik, sehingga kita mendapat safaatnya. Sepertinya hadist HR Muslim dalam kita at-Thaharah “barang siapa yang berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka akan keluarlah dosa-dosa dari badannya, sampai-sampai ia akan keluar dari bawah kuku-kukunya.

5. Menyiram Air ke Seluruh Kepala

Menyiramkan air ke atas kepala, sambil digosok bagian rambutnya sehingga air masuk ke sela-sela rambut. Pastikan semua bagian rambut benar-benar basah. Pijat kepala untuk memastikan kulit kepala ikut basah. Oleh karena itu anda harus menguraikan rambut saat mandi besar. Hal ini sesuai perkataan Aisyah radhiyallahu anha, Nabi saw pernah bersabda kepadanya “Uraikan rambutmu dan mandilah”.

6. Menyiramkan Air ke Seluruh Tubuh

Tata cara mandi nifas karena melahirkan dan setelah keguguran selanjutnya adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh. Mulailah dari bagian kanan tubuh, kemudian lanjutkan dibagian kiri. Usapkan seluruh anggota badan, sampai ke bagian yang sempit atau tertutup. Dibagian ini, anda sudah bisa mandi dengan menggunakan shampo dan sabun. Sehingga tubuh lebih bersih dan semua kotoran hilang. Pastikan untuk membersihkan seluruh badan sampai menyeluruh.

7. Usap Wewangian

Setelah selesai mandi, usapkan wewangian ke seluruh bagian tubuh. Terutama di daerah rahim yang terkena bekas darah nifas. Hal ini sesuai dengan hadist Imam an-Nawawi “yang dimaksud sisa-sisa menurut para ulama adalah farji (kemaluan/rahim). Hal ini juga sesuai dengan perkataan al-Muhamilly “Bagi wanita yang mandi nifas, dianjurkan memberi wewangian ke seluruh badan yang terkena darah”.

Ibnu hajar al-Asqalani juga mengatakan “yang demikian itu benar-benar dianjurkan bagi setiap perempuan yang mandi karena haid atau nifas. Bagi perempuan yang mempunyai kesanggupan, makruh hukumnya meninggalkan. Jika tidak mempunyai minyak kesturi, maka diperbolehkan menggunakan wewangian lainnya. apabila tidak ada juga, maka boleh memakai tanah lumpur, dan bila tidak ada juga maka dengan dengan menggunakan air pun cukup”

Bila sudah melakukan mandi nifas selepas bersalin, maka ibu yang melahirkan diperbolehkan untuk melakukan ibadah lainnya. seperti shalat, berpuasa, membaca Al-Quran dan masih banyak lainnya. Dari penjelasan diatas, tentunya anda sudah paham tata cara mandi besar nifas yang benar. Anda tidak diperbolehkan, hanya asal mandi tanpa melakukan tata cara yang benar. Karena tujuan mandi besar adalah menyucikan diri dari hadist besar. Oleh karena itu anda harus berwudhu, membersihkan kemaluan dan berniat. Semua hal itu harus dilakukan secara berurutan dan benar.

Masa nifas biasanya berlangsung 40 hari, setiap wanita mengalami masa yang berbeda-beda. Bahkan ada yang sampai 60 hari, jumlah tersebut masih normal. Tetapi bila lebih dari tiga bulan,harus segera dilakukan pemeriksaan ke dokter.

Bila Miss V sudah tidak mengeluarkan darah atau lendir, berarti masa nifas anda sudah selesai dan diwajibkan untuk segera mandi besar. Anda bisa mengecek dibagian vagina, masih keluar lendir atau tidak. Karena proses nifas terjadi dalam 4 tahapan. Untuk tahap terakhir cairan yang keluar sudah tidak berwarna merah, tapi putih kekuningan.

Orang awam sering menyebutnya dengan flek hitam. Jadi pastikan untuk menghitung harinya dengan benar, sehingga anda tidak salah dalam melakukan perhitungan lama nifas. Untuk ibu melahirkan, lebih baik untuk memberi tanda kapan hari pertama keluar nifas.

Ini akan memudahkan perhitungan, tetapi biasanya darah nifas keluar bersamaan anda melahirkan. Untuk wanita yang melahirkan secara caesar maupun normal, sama-sama mengalami masa nifas. Itulah sedikit informasi tentang tata cara mandi nifas dan niatnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

 

pelanggan testimoni produkwish dr boyke

Tag:

doa mandi nifas,cara mandi nifas,tata cara mandi nifas yang benar

Langganan Artikel Via Email Tips Dr Boyke

Daftarkan Email Anda Untuk Mendapatkan Tips Kesehatan Terbaru dan Terupdate Secara Gratis Dari Wish Dr Boyke

  • Sebelumnya sudah pernah kami tulis mengenai kewajiban istri terhadap suami dan dalam kesempatan ini kami akan berbagi informasi mengenai kewajiban suami terhadap istri menurut Al-Quran dan Hadist. Hal ini sangat penting... more
  • Keputihan bisa terjadi kapan pun, baik itu saat hamil maupun tidak, salah satunya yaitu terjadi keputihan saat hamil 4 bulan. Meskipun pada kenyataanya keputihan bisa datang sejak hamil muda hingga usia kehamilan 9 bulan,... more
  • Ejakulasi dini muncul saat pria mencapai orgasme lebih dulu dari yang diharapkan, dimana waktu rata-rata pria mencapai ejakulasi yakni sekitar 5 menit. Baik berat maupun ringan, yang namanya ejakulasi dini pasti menyebabkan... more
  • Kista adalah penyakit yang biasa di sebut dengan penyakit silent killer. Karena penyakit ini dapat membunuh dengan gejala yang tidak dapat di deteksi.Namun cara mencegah kista ini bisa dilakukan sedini mungkin dengan... more
  • Gejala tipes pada anak dan cara mengatasinya membahas tentang tanda-tanda tipes yang menyerang anak anda dan bagaimana cara untuk mengatasinya secara cepat dan ampuh. Penyakit tipes merupakan gangguan kesehatan yang akrab... more
Best Seller
Rp 200.000
Best Seller
Rp 230.000
Best Seller
Rp 200.000
Limited
Rp 320.000
Best Seller
Rp 160.000
Limited
Rp 170.000

Hubungi Kami

0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
0857-7368-6069

Rekening Bank

2450620672 a/n Novi Tuimtihanah
1630001826174 a/n Novi Tuimtihanah
385401012177536 a/n Novi Tuimtihanah

Cara Pemesanan

Cara Pemesanan Produk Wish dr Boyke & Co

Temukan Kami di

Cara Order Produk Wish Dr Boyke & Co