Open Jam 08.00 s/d 16.00. Sabtu - Minggu Libur
0857-7368-6069
0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Hukum Wanita Minta Cerai Kepada Suami, Apakah Boleh?

Ditulis Oleh Wish Dr Boyke produk wish produk asli dan resmi dr boyke dian nugraha

Islam menganjurkan setiap umatnya untuk menikah agar setiap manusia bisa menyalurkan kasih sayangnya secara halal, selain itu juga dengan menikah diharapkan manusia bisa membina keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah. Karena menikah juga termasuk Ibadah jadi dengan menikah seharusnya bisa membuat diri kita semakin dekat dan taat kepada Tuhan.

Namun, dalam kenyataannya menjalani hidup berumah tangga tidak semulus itu, tidak semua berakhir atau berjalan dengan bahagia. Tentunya ada banyak sekali rintangan-rintangan yang datang dengan tujuan untuk memperkuat tali kasih dalam keluarga. Tetapi tidak jarang rumah tangga menjadi bubrah karena adanya masalah yang dirasa mereka sudah tidak bisa diselesaikan lagi selain dengan berpisah apalagi jika usia pernikahan sudah terbilang cukup lama bukannya semakin erat malah semakin renggang.

Nah didalam islam perpisahan dari rumah tangga adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah namun tidak bersifat haram. Tergantung dari alasan apa yang diajukan dalam pengajuan perceraian suami maupun istri. Nah banyak yang pada bingung nih hukum wanita minta cerai suami itu gimana?

Karena selama ini kebanyakan orang salah kaprah menganggap hanya suami yang boleh meminta cerai. Namun ternyata seorang istri juga diperbolehkan dengan catatan-catatan tertentu yaitu memiliki alasan yang jelas kenapa ia harus menggugat atau meminta cerai suami.

Perceraian merupakan sesuatu yang pasti tidak diinginkan terjadi dalam sebuah rumah tangga. Apalagi jika rumah tangga tersebut udah dibangun sejak lama, sudah punya anak, dan ada banyak alasan yang bisa dipertanggung jawabkan untuk tidak melakukan sebuah perceraian.

Namun seorang istri maupun suami tidak akan menceraikan pasangannya jika tidak terjadi sesuatu seperti kata pepatah ada abu pasti ada api. Memang sebuah rumah tangga itu memiliki banyak permasalahan yang sangat kompleks sehingga memang diwajibkan untuk bisa menjaga hati perasaan dan sikap satu sama lainnya. Nah berikut ini adalah alasan-alasan yang bisa dipertanggung jawabkan oleh wanita yang meminta cerai kepada suaminya.

Apakah Boleh Wanita Minta Cerai Ke Suami

Bolehkah Wanita Minta Cerai Kepada Suami

Wanita diperbolehkan meminta cerai kepada suami dengan syarat-syarat tertentu, diantaranya yaitu:

  1. Istri mengalami KDRT

Hukum wanita minta cerai suami adalah sah dan diperbolehkan apabila istri mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan seperti kekerasan misalnya. Nah kekerasan dalam rumah tangga ini bisa berbentuk banyak hal contoh yang sering terjadi adalah dipukuli.

Perlakuan ini sudah menunjukkan adanya pelencengan rumah tangga yang tidak sesuai syariat agama yang mana seharusnya sebagai suami adalah melindungi, menjaga, dan mengasihi istri serta anak-anaknya dan tetap mempertahankan keutuhan keluarga.

  1. Istri tidak mendapatkan nafkah dari suami

Alasan kedua seorang istri diperbolehkan untuk mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya jika sang istri sudah tidak lagi dinafkahi oleh suaminya. Sudah menjadi kewajiban seorang suami untuk menafkahi istri dan keluarganya dan sudah menjadi hak istri untuk memperoleh nafkah dari suami, jika salah satu hal tersebut tidak terpenuhi baik istri tidak dinafkahi maupun suami tidak menafkahi maka sah hukumnya bagi istri untuk menceraikan suaminya.

  1. Istri tidak dipenuhi kebutuhan biologisnya

Dalam berumah tangga, suami dan istri seharusnya saling mengerti, saling memperhatikan dan saling memberi atau melengkapi satu sama lainnya. Termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan keluarga itu juga harus dipenuhi, kebutuhannya-pun tidak hanya kebutuhan materi saja tetapi juga kebutuhan lahir dan batin serta kebutuhan biologis. Namun tidak jarang istri merasa tidak mendapatkan kebutuhan biologisnya dikarenakan banyak hal. Dari situlah seorang istri boleh menggugat suaminya.

  1. Istri tidak diberi tahu keberadaan suami dan tidak jelas

Pernahkah kalian mendengar cerita tentang suami yang pergi begitu saja tidak pulang-pulang dan tidak ada kabar sama sekali? Nah mungkin ini pernah dialami oleh segelintir orang yang memiliki suami tidak bertanggung jawab lagi dengan alas an yang tidak jelas. Dari situlah seorang suami sudah tidak lagi melakukan kewajibannya sebagai suami sehingga disitulah istri boleh menceraikan suaminya.

  1. Suami tidak lagi melaksanakan kewajiban agama

Sebagai suami istri juga harus saling mengingatkan dalam hal kebaikan, apabila istri melakukan salah, suami wajib mengingatkan dan begitu juga sebaliknya apalagi itu dalam melaksanakan ibadah. Apalagi seorang suami adalah imam untuk keluarganya yang mana ia harus membimbing istri dan anak-anaknya ke jalan yang benar.

Namun apabila istri mendapati suaminya sudah tidak menjalankan ibadah lagi dan istri sudah mengingatkan namun tetap tidak mau berarti suami kan tidak lagi menjadi imam bagi keluarganya maka hukum wanita minta cerai suami diperbolehkan karena merasa sudah tidak lagi dibimbing ke jalan yang benar dan merasa tidak lagi memiliki imam dalam rumah tangganya.

  1. Istri dibenci suami tetapi suami tidak menceraikannya

Alasan kuat lainnya yang dianggap sah kepada istri menggugat suaminya adalah jika suami memiliki rasa benci terhadap istri namun tidak ingin menceraikannya. Tentunya dalam berumah tangga pasti akan ada banyak hal rintangannya, salah satunya adalah menerima kekurangan satu sama lain yang kadang masih djadikan persoalan besar dalam rumah tangga.

Padahal apabila kita sudah menikah berarti kita sudah yakin dengan pasangan kita dan seharusnya kita sudah siap untuk menerima segala kelebihan dan kekurangannya apapun itu. Apalagi jika sudah menikah lama pasti akan dilanda rasa bosan, lelah dan sebagainya dan mungkin malah akan kehilangan rasa kasih sayangnya dan berujung pada kebencian-kebencian satu sama lain.

Dalam hal ini biasanya istri lebih sering merasa tidak dicintai suaminya lagi karena mungkin sudah tidak mampu melakukan hal-hal yang diinginkan suaminya kemudian suami membenci istrinya dan rumah tangga tidak harmonis lagi. Apapun alasan sang suami membenci istrinya jika itu terang-terangan ia menyebutkan tidak menyukai istrinya lagi namun tidak menceraikannya maka istri diperbolehkan untuk menggugatnya terlebih dahulu.

  1. Istri takut kufur karena tidak memiliki rasa terhadap suami

Untuk alasan ini sangat jarang sekali terjadi yaa meskipun ada dialami oleh beberapa orang. Nah disini istri juga boleh meminta cerai suaminya apabila istri tidak menyukai suaminya. Gugatan tersebut dilakukan agar istri tidak kufur karena tidak bisa memenuhi kebutuhan suami lagi dengan baik.

Namun dalam hal ini pada ajaran islam jika istri menggugat suami atas dasar alasan ini maka istri tersebut harus mengembalikan ke pihak suami sejumlah mahar yang dulu diberikan.

Meskipun hukum wanita minta cerai kepada suami adalah sah karena alasan-alasan diatas, namun tetap saja hal tersebut tidak disukai oleh Allah SWT. Karena ada pepatah mengatakan istri adalah pakaian suami, dan suami adalah pakaian istri dimana itu berarti keduanya harus saling menjaga dan menerima satu sama lain.

Disamping itu perceraian juga akan menimbulkan adanya dampak negatif terhadap mental anak jika sudah memiliki anak, kalaupun belum akan sangat berpengaruh terhadap silaturahmi antar keluarga.

Baca Juga:

pelanggan testimoni produkwish dr boyke

Langganan Artikel Via Email Tips Dr Boyke

Daftarkan Email Anda Untuk Mendapatkan Tips Kesehatan Terbaru dan Terupdate Secara Gratis Dari Wish Dr Boyke

Best Seller
Rp 200.000
Best Seller
Rp 230.000
Best Seller
Rp 200.000
Limited
Rp 320.000
Best Seller
Rp 160.000
Limited
Rp 170.000

Hubungi Kami

0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
0857-7368-6069

Rekening Bank

2450620672 a/n Novi Tuimtihanah
1630001826174 a/n Novi Tuimtihanah
385401012177536 a/n Novi Tuimtihanah

Cara Pemesanan

Cara Pemesanan Produk Wish dr Boyke & Co

Temukan Kami di

Cara Order Produk Wish Dr Boyke & Co