Open Jam 08.00 s/d 16.00. Sabtu - Minggu Libur
0857-7368-6069
0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Kisah Sedih Kehilangan Tetangga Yang Baik

Ditulis Oleh Wish Dr Boyke produk wish produk asli dan resmi dr boyke dian nugraha

Tulisan ini hanya sebuah pengalaman pribadi yang dialami oleh penulis di website ini. Biasanya menulis mengenai tips kesehatan, namun tulisan yang ini sangat jauh berbeda karena berbentuk sebuah curhatan 😃😃😃

Ada sebuah ungkapan yang mungkin tidak asing dan mungkin pernah kita dengar, yaitu “dimana ada perjumpaan disitu akan ada perpisahan” dan semua yang ada dikehidupan ini benar-benar penuh dengan misteri.

Kita tidak bisa menebak bagaimana masa depan kita, apakah akan terus bahagia ataukah akan merasakan kesedihan. Namun hal itu memang sudah di atur oleh yang maha kuasa dan tentunya dibalik semua itu ada hikmah yang nanti akan kita dapatkan.

Begitu pun apa yang penulis rasakan saat ini, kehilangan seseorang yang ku anggap adalah orang yang terbaik dalam mengarungi kehidupan ini. Dia adalah tetanggaku, sekaligus sebagai teman, sahabat, bahkan kuanggap sebagai saudara.

Mungkin bagi sebagian orang, cerita ini terlalu lebay, namun jika merasakannya sendiri pasti akan tahu seperti apa sedihnya kehilangan orang yang dirasakan sangat baik dalam hidupnya.

Sebenarnya sebelum kehilangan tetanggaku yang posisinya tepat disebelah kanan rumahku, aku pun pernah sedih kehilangan tetanggaku yang disebelah kiri, beliau bernama ika rukadi. Dia pun tetangga yang kuanggap terbaik saat menjadi teman mengobrol, namun sayang, Tuhan memanggilnya.

Sejak itu pun aku merasa kehilangan, sosok tetangga sebelah kiriku yang kerap menjadi teman mengobrol disaat waktu-waktu kosong, namun beliau telah kembali kepangkuan Tuhan.

Namun hal itu tidak terlalu membuatku sedih karena aku masih memiliki tetangga terbaik sebelah kanan rumahku, yang lebih kuanggap dari tetangga.

Selang beberapa tahun setelah kehilangan tetangga sebelah kiriku. Ditempat kerjaku, aku pun kehilangan rekan kerja terbaik dan paling enak diajak ngobrol, bertukar pikiran, sering membantuku dan tahu kehidupanku, namun dia berhenti bekerja, sebutlah namanya Juju. Dia berhenti bekerja karena ingin fokus mengurus anak-anaknya. Aku berpikir itu sangat dimaklumi karena dia seorang wanita, dan saat itu dia sedang memiliki anak yang masih kecil-kecil.

Aku berpikir ada apa denganku, sehingga Tuhan seperti tidak adil menghilangkan satu-persatu orang dekat, orang yang terbaik, yang ada dilingkungan dan ditempat dimana aku biasa beraktivitas atau menjalani kehidupan.

Tidak Menyakiti Tetangga Merupakan Termasuk Iman

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6475) dan Muslim (47). Hadist dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW bersabda.

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya”.

rumah tetanggaku yang baik hati

Ya, aku kehilangan tetangga terbaikku yang saat ini sudah berpindah ke tempat lain. Sebutlah namanya Didin, dia sudah berkeluarga seperti halnya diriku, dan sudah memiliki 2 orang anak, 1 putra dan 1 putri.

Awal perkenalan dengan saudara didin ini, karena sebelumnya dia merupakan pegawai developer di perumahan tempat tinggalku dan kebetulan dia pun mengambil rumah di perumahan tersebut, posisinya persis disamping rumahku. Jadi bisa dikatakan dia adalah tetangga paling terdekat bahkan sangat dekat.

Beruntung saya mendapatkan tetangga yang tidak sombong, tidak acuh dan tidak egois. Sangat jarang disebuah perumahan mendapatkan tetangga seperti itu. Seperti kita tahu, kehidupan disebuah perumahan sangatlah berbeda dengan kehidupan seperti dikampung.

Di perumahan orang-orangnya terkesan menjaga jarak sehingga kadang sulit ditebak seperti apa kepribadiannya dan juga biasanya sulit untuk dijadikan teman yang dirasa bisa saling memahami.

Namun saat itu aku merasa sangat beruntung karena mendapatkan tetangga yang baik, tempat dimana aku sering meminta bantuan, meminta sesuatu, meminta pendapat, tempat bercerita, bahkan terkadang aku pun sering meminta nasi disaat istriku sedang tidak memasak dan begitu juga sebaliknya.

Aku merasa memiliki tetangga yang lebih dari kata tetangga. Dimana aku sering memanggil namanya dari luar rumah seperti anak kecil “pak didiiiiiiin” tapi kini rumah itu kosong, tidak ada lagi yang bisa kupanggil-panggil, tidak ada lagi yang bisa kusapa.

Dan biasanya aku memanggil anaknya yang laki-laki “wih om zaki” dan anaknya yang perempuan “eh teteh vika” saat lewat didepan rumahku. Tapi sekarang sepertinya kata-kata itu tidak akan pernah terucap lagi.

Meskipun didepan rumahku masih ada tetangga, namun rasanya tidak bisa menjadi seperti tetangga samping kananku. Sama seperti halnya kita memiliki banyak teman, namun pasti kita punya teman yang paling dianggap berarti dan berbeda dengan teman yang lainnya. Begitu pula dalam kehidupan bertetangga.

Di waktu senggang biasanya aku sering berolahraga malam bersama tetanggaku, sekedar iseng untuk menggerakan tubuh yaitu mencuci mobil. Tapi kini aku tidak ada teman lagi yang menemani saat berolahraga malam, pernah suatu hari aku mencoba mencuci mobil sendirian, ah aku merasa kesepian, melihat samping rumah, pintu tertutup rapat dan tidak ada mobil milik tetanggaku yang terparkir di garasinya, aku benar-benar merasakan kesedihan, aku merasa jadi seperti hidup sendiri.

Aku benar-benar merasa tidak betah, tidak nyaman, tidak bahagia, serasa ingin pindah dari sini. Tapi aku harus pergi kemana, ikut bersama tetanggaku?… Ah, sepertinya itu tidak mungkin, karena aku bukan orang yang berlebihan materi, dirumah mungil ini saja aku sudah bersyukur bisa membuktikan pada keluargaku, bahwa aku meskipun bukan pegawai tetap namun bisa hidup mandiri dan berkecukupan.

Ya, aku bukan orang kantoran ataupun pegawai tetap pada sebuah instansi. Aku hanya seorang pengajar honorer, yang digajih jauh dari kata layak. Bahkan dapat dikatakan gajih yang didapat hanya cukup untuk transportasi saja. Namun aku tidak pernah mempersoalkan itu, karena tujuanku bekerja ditempat aku mengabdi, bukan untuk mencari penghidupan.

Aku hanya ingin mengabdi, dan ikut serta mencerdaskan anak-anak. Aku sangat menyukai anak-anak, aku bahagia ketika berdiri didepan anak-anak, mengajarkan hal-hal yang berguna untuk mereka dan aku sangat bahagia ketika anak-anakku berprestasi.

Meskipun pernah terpikirakan untuk berhenti dan mencari pekerjaan lain agar mendapat materi yang layak, namun hal itu sangat sulit aku lakukan. Aku merasa dunia pendidikan adalah kehidupanku, dan aku punya satu harapan ingin membuat sebuah lembaga pendidikan untuk orang-orang yang tidak mampu, semoga kelak harapanku bisa tercapai.

Beruntunglah dulu saat masa kuliah, meskipun aku mengambil jurusan pendidikan tapi aku juga menekuni dunia internet marketing, sehingga aku bisa memenuhi hidupku dari sini. Dan dari dunia tersebut, aku bisa bersyukur  diberi kehidupan yang layak untuk keluargaku.

Itulah sekelumit tetang diriku yang sedang dirundung kesedihan ditinggal tetangga yang sangat baik.

Cara Memuliakan dan Menghormati Tetangga

Pernah terbesit dipikiranku, untuk pulang ke kampung halaman agar bisa berkumpul dengan keluarga dan teman-teman dikampung, membangun rumah disana, disamping orang tuaku yang memang sudah mengizinkan. Namun hal itu sulit aku lakukan, karena sekarang sudah tidak ada akses untuk kendaraan roda empat, hanya sebuah gang kecil yang hanya bisa dilewati 2 motor.

Aku adalah penulis di website ini, hampir setiap malam aku selalu menulis artikel-artikel yang berkaitan dengan kesehatan dan keluarga. Aku sering mengetik didepan laptopku didalam rumah dan sering juga diluar rumah, didepan teras rumahku.

Sebelum tetanggaku pindah, saat aku keluar rumah dan memulai rutinitasku, aku sering melihat pintu rumah tetanggaku terbuka sedikit dan kulirik, ternyata ada sosok yang sedang duduk di depan teras sambil merokok dan melamun. Terkadang aku sengaja tidak menyapanya dan pura-pura tidak tahu, karena aku ingin pikiran fresh sehingga aku bisa menulis dengan baik.

Tapi kini aku tidak pernah melihatnya lagi, pintu selalu tertutup rapat dan tidak ada tanda-tanda aktivitas dirumah tetanggaku. Sedih saat aku melihat itu, kini aku pun tidak pernah betah lagi mengetik artikel didepan teras rumahku, karena tiap kali melihat samping rumah, hatiku merasa sepi.

Sepanjang hari, setiap pagi akan pergi bekerja aku tidak lagi melihat kepala keluarga tetanggaku yang sibuk bersiap-siap akan mengantarkan anaknya ke sekolah, pintunya selalu tertutup rapat. Begitu pun saat pulang kerja, kulirik sebelah rumah, masih saja tertutup rapat seperti tidak ada kehidupan didalamnya. Ah, sepi sekali aku hidup disini, hanya itu kata yang keluar dari hatiku.

Sebelumnya aku sering keluar rumah misalnya untuk melihat suasana diluar rumah atau menghirup udara segar dan duduk-duduk didepan teras rumah, kini aku merasa ada sesuatu yang tidak nyaman, aku kerap merasakan sepi saat melirik samping rumah kosong tak berpenghuni.

Aku sangat merasa kehilangan tetanggaku yang aku anggap seperti saudara dan pasti tidak akan pernah kembali lagi kerumah itu, aku hanya berharap semoga dia dan keluarganya bahagia dirumah yang baru.

Aku akan mencoba terus bertahan disini, sampai batas waktu yang aku sendiri tidak tahu sampai kapan. Aku akan bertahan disini sambil menabung dan memiliki anggaran yang cukup untuk mewujudkan cita-citaku.

Semoga kelak aku bisa mewujudkannya dan teruntuk tetanggaku yang kini sudah berpindah, semoga tidak melupakan tetangga lama dari tempat yang lama.

Baca Juga:

pelanggan testimoni produkwish dr boyke

Langganan Artikel Via Email Tips Dr Boyke

Daftarkan Email Anda Untuk Mendapatkan Tips Kesehatan Terbaru dan Terupdate Secara Gratis Dari Wish Dr Boyke

  • Mempunyai kulit wajah yang bersih tanpa flek hitam memang merupakan dambaan dari semua orang namun tidak semua orang dikaruniai kulit yang selalu bersih. Banyak orang yang tiba tiba menyadari bahwa pada kulit wajahnya... more
  • Ramuan alami merapatkan miss v setelah melahirkan normal maupun sesar bisa menjadi solusi yang aman untuk mengembalikan bentuk vagina anda agar kembali seperti sebelum melahirkan, karena tidak dipungkiri vagina yang longgar... more
  • Cara mengatasi disfungsi ereksi ini sangat penting diketahui oleh kaum pria demi menjaga keutuhan rumah tangga anda. Disfungsi ereksi  atau gangguan ereksi  adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau untuk... more
  • Kualitas kesuburan pria ikut menentukan peluang kehamilan pasangan. Kesuburan pria sendiri ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kualitas sperma. Untuk membuahi sel telur, dibutuhkan sperma berkualitas baik.... more
  • Menggunakan cream untuk melindungi kulit wajah sangat baik bagi wanita. Biasanya wanita akan menggunakan cream wajah yang mengandung SPF untuk menjaga kulit wajahnya agar terlindungi dari kekusaman akibat sinar matahari.... more
Best Seller
Rp 200.000
Best Seller
Rp 230.000
Best Seller
Rp 200.000
Limited
Rp 320.000
Best Seller
Rp 160.000
Limited
Rp 170.000

Hubungi Kami

0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
0857-7368-6069

Rekening Bank

2450620672 a/n Novi Tuimtihanah
1630001826174 a/n Novi Tuimtihanah
385401012177536 a/n Novi Tuimtihanah

Cara Pemesanan

Cara Pemesanan Produk Wish dr Boyke & Co

Temukan Kami di

Cara Order Produk Wish Dr Boyke & Co