Open Jam 08.00 s/d 16.00. Sabtu - Minggu Libur
0857-7368-6069
0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Yang Benar

Ditulis Oleh Wish Dr Boyke produk wish produk asli dan resmi dr boyke dian nugraha

Setelah selesai masa haid, wanita diwajibkan untuk mandi besar. Tetapi sayangnya masih banyak wanita yang tidak tahu tata caranya dengan benar. Mereka hanya mandi seperti umumnya dan ditambah dengan niat untuk menghilangkan hadist besar.

Lalu apakah hal itu benar?

Apalagi dengan padatnya aktivitas, seringkali membuat waktu mandi lebih cepat atau terburu-buru. Karena itu anda harus mengetahui bagaimana cara mandi wajib setelah haid. Ada banyak sumber yang menjelaskan tentang tata cara mandi wajib setelah haid yang benar. Penjelasan ini bisa membantu anda melakukan mandi wajib dengan benar dan sesuai dengan syariat islam.

Apa Itu Mandi Wajib atau Mandi Junub

Apa Itu Mandi Wajib atau Mandi Junub

Pengertian mandi wajib yang harus diketahui. Dalam bahasa arab, mandi berarti ghusl yang memiliki makna mengalirkan. Mandi wajib dikenal juga dengan mandi besar atau mandi junub. Berarti mandi ini dilakukan setelah junub. Secara istilah, mandi wajib merupakan meratakan air ke seluruh tubuh yang diawali dengan niat membersihkan diri dari hadast besar.

Tata cara yang dilakukan harus sesuai yang dicontohkan Sunnah Nabi Muhammad saw. Hukum mandi dibagi menjadi tiga yaitu mandi haram, mandi sunnah dan mandi wajib. Tetapi untuk kali ini kita akan mengkhususkan membahas tentang mandi wajib.

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Menurut Islam

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Bunda Aisyah bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Fathimah binti Abi Hubaisy:

“Apabila kamu datang haid hendaklah meninggalkan shalat. Apabila darah haid berhenti, hendaklah kamu mandi dan mendirikan shalat “ (HR Bukhari No.320 dan Muslim No. 333).

Melakukan mandi wajib setelah haid menurut islam termasuk ibadah dan diwajibkan. Jika anda belum mandi wajib setelah haid, maka belum diijinkan untuk melakukan shalat. Berikut ini rangkuman tata cara mandi wajib yang benar:

  • Niat Mandi Wajib Setelah Haid

Hal pertama yang harus dilakukan adalah niat mandi wajib setelah haid. Niat bisa didalam hati dan tidak perlu dilafalkan. Tetapi bila harus dilafalkan pun diperbolehkan. Hal ini dilakukan untuk memurnikan tujuan karena allah swt. Niat mandi wajib setelah haid yaitu:

Niat Mandi Wajib Setelah Haid

“ Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Haidi Lillahi Ta’ala”

Yang artinya “ Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast haid karena allah Ta’ala”

  • Membasuh Tangan

Tata cara mandi wajib setelah haid selanjutnya adalah membasuh tangan. Saat melakukan mandi wajib setelah haid atau junub, anda harus membasuh tangan sebanyak tiga kali. Hal ini dilakukan supaya tangan bersih dari kotoran debu dan lainnya. tiga kali merupakan sunah yang dilakukan rasulullah saw.

  • Membersihkan organ tubuh

Selanjutnya bersihkan organ tubuh yang kotor. Misalnya dubur, kemaluan, ketiak dan lainnya dengan menggunakan tangan kiri. Dibagian ini, anda tidak perlu menyiram seluruh tubuh dengan air. Tetapi cukup bersihkan bagian tersebut terlebih dahulu. Untuk wanita yang haid, tentunya membersihkan kemaluan dan dubur  dari sisa-sisa darah haid.

  • Cuci tangan lagi

Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor, anda harus mencuci tangan lagi sebanyak tiga kali. Anda bisa menggunakan sabun, untuk memastikan tangan sudah benar-benar bersih dari kotoran.

  • Berwudhu

Wudhulah seperti biasanya, sesuai urutan yang dilakukan saat akan shalat. Tahap ini anda belum mengguyur seluruh tubuh dengan air. Jadi hanya basah disebagian tubuh dengan benar. Lakukan wudhu dengan benar, sesuai dengan tata caranya.

  • Mengguyur seluruh tubuh dengan air

Mengguyur seluruh tubuh dengan air dari kepala, kemudian ke bagian tubuh kanan dan ke bagian kiri. Pastikan seluruh anggota tubuh sudah terguyur dengan air. Terutama dibagian lipatan-lipatan yang terkadang tidak terkena air secara keseluruhan.

  • Menyela rambut

Saat menguyur seluruh tubuh, rambut memang sudah terkena air. Tetapi belum dibersihkan dengan sempurna. Oleh karena itu, anda harus menyela-nyela rambut dengan jari jemari tangan. Karena terkadang kulit kepala tidak terkena air dengan sempurna. Hal ini diriwayatkan dari hadist abu hurairah Radliyallahu’anhu bahwa Rasulullah saw bersabda:

 “Sesungguhnya di bawah setiap helai rambut terdapat jinabat. Oleh karena itu cucilah rambut dan bersihkanlah kulitnya”. Saat menyela rambut ini, tidak perlu menggunakan shampo terlebih dahulu.

  • Mengguyur seluruh tubuh dengan air lagi

Tata cara mandi wajib setelah haid selanjutnya adalah mengguyur seluruh tubuh dengan air lagi. Guyur tubuh dengan air seperti pertama, yaitu dimulai dari kepala. Tubuh bagian kanan kemudian bagian kiri.

  • Mandi menggunakan shampo dan sabun

Untuk membersihkan semua kotoran, mandilah dengan menggunakan shampo dan air. Bersihkan setiap sela-sela tubuh dengan sempurna. untuk awal tidak boleh mencampurkan langsung dengan air, karena mandi wajib harus menggunakan air mutlak. Jika sudah tercampur dengan sabun dan shampo, sifatnya sudah tidak mutlak lagi. Air mutlak berarti air yang masih murni belum ada baunya, warna dan rasanya. Jadi gunakan shampo dan sabun untuk membersihkan sisa kotoran yang menempel dan membuat tubuh lebih bersih.

  • Gunakan Wewangian

Setelah selesai mandi, disarankan untuk memberikan wewangian di daerah kewanitaan. Hal ini memang diwajibkan, hanya dianjurkan saja. sesuai dengan hadist dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa ada seorang wanita yang bertanya kepada Rasulullah Saw tentang mandi setelah haid. Kemudian beliau memerintahkan tata cara yang benar dan bersabda :

“Hendaklah dia mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kemudian bersucilah dengannya. Wanita itu berkata: “ bagaimana caranya aku bersuci denganya?”. Beliau bersabda:” maha suci allah bersucilah” maka aisyah menarik wanita itu kemudian berkata:” ikutilah (usaplah) olehmu bekas darah itu dengannya (potongan kain atau kapas)” (HR muslim 322).

Untuk penggunaan wewangian tersebut memang diwajibkan. Selain itu mandi wajib juga harus melihat kondisinya. Tata cara diatas dilakukan bila dalam kondisi normal dan terdapat banyak air. Bila kondisi kekeringan dan tidak air, anda bisa melakukannya dengan tayamum menggunakan debu.

Selain itu bila terjadi kondisi tertentu. Misalnya sakit dan tidak boleh menyentuh air atau di dalam pesawat terbang. Ada banyak sekali hadist yang menjelaskan tentang tata cara mandi wajib. Tata cara ini juga berlaku untuk mandi wajib atau mandi junub lainnya, hanya berbeda di ucapan niatnya.

Mandi Wajib Yang Dicontohkan Rasul Nabi Muhammad SAW

Mandi Wajib Yang Dicontohkan Rasul Nabi Muhammad SAW

Salah satu hadist yang menerangkan dengan tata cara mandi wajib yang benar menurut islam adalah dari Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata:

 “bahwa jika nabi saw mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat. Kemudian memasukan jari-jari ke dalam air kemudian menyela dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari penjelasan diatas, kita tahu bahwa mandi wajib atau mandi junub hukumnya wajib. Setelah haid selesai kita harus segera mandi wajib dengan sempurna, supaya bisa melakukan shalat dan ibadah lainya. Ikuti tata cara mandi wajib setelah haid dengan benar sesuai tuntunan nabi diatas, supaya mendapat ridhonya. Amin Yarabal’alamin.

Doa dan tata cara mandi haid ini juga perlu dipelajari oleh para pria, dengan cara menghafalkan dan memahaminya, meskipun pria tidak mengalami haid.

Karena seorang pria suatu saat nanti pasti akan menikah atau mungkin saat ini sudah berstasus suami, kedudukan pria dalam islam adalah pemimpin. Dan sebagai pemimpin dalam rumah tangga, anda wajib mengajari istri apabila dia tidak tahu mengenai doa dan cara mandi haid ini.

Baca Juga:

pelanggan testimoni produkwish dr boyke

Tag:

tata cara mandi wajib haid yang benar

Langganan Artikel Via Email Tips Dr Boyke

Daftarkan Email Anda Untuk Mendapatkan Tips Kesehatan Terbaru dan Terupdate Secara Gratis Dari Wish Dr Boyke

  • Banyak sekali pelanggan prolq dr boyke kami dari Aceh yang setiap hari tidak pernah kosong pesanan dari warga Aceh untuk kami kirim ke daerah Aceh dan sekitarnya. Banyak pelanggan kami di Aceh sangat puas dengan khasiat dari... more
  • Memberikan menu makanan sehat untuk ibu hamil yang kaya akan kandungan nutrisi dan gizi adalah merupakan suatu keharusan. Karena dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang baik dapat untuk menjaga agar... more
  • Dalam Bahasa Sunda, Kokoloteun merupakan flek atau noda hitam yang terdapat pada wajah. Kokoloteun merupakan permasalahan wajah yang sering muncul selain jerawat. Kokoloteun sendiri bisa disebabkan oleh jerawat dan bekas... more
  • Kebanyakan pernikahan hanya mesra di tahun-tahun pertama saja. Setelah lama menikah, biasanya kemesraan itu mulai sirna. Alhasil, kita pun mulai menerka-nerka apakah suami masih menyayangi kita? Daripada menerka-nerka,... more
  • Cara mengatasi haid tidak teratur agar cepat hamil memang penting diketahui wanita yang memiliki siklus datang bulan kurang lancar setiap bulannya. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah ada hubungan antara siklus haid tak... more
Best Seller
Rp 200.000
Best Seller
Rp 230.000
Best Seller
Rp 200.000
Limited
Rp 320.000
Best Seller
Rp 160.000
Limited
Rp 170.000

Hubungi Kami

0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
0857-7368-6069

Rekening Bank

2450620672 a/n Novi Tuimtihanah
1630001826174 a/n Novi Tuimtihanah
385401012177536 a/n Novi Tuimtihanah

Cara Pemesanan

Cara Pemesanan Produk Wish dr Boyke & Co

Temukan Kami di

Cara Order Produk Wish Dr Boyke & Co