Open Jam 08.00 s/d 16.00. Sabtu - Minggu Libur
0857-7368-6069
0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Inilah Tujuan Menikah Dalam Islam Yang Harus Diketahui

Ditulis Oleh Wish Dr Boyke produk wish produk asli dan resmi dr boyke dian nugraha

Menikah adalah jalan terbaik yang bisa menghindari dosa bagi kaum muslim, karena dengan menikah segala sesuatu yang dilakukan dengan pasangan hukumnya menjadi diperbolehkan. Sangat miris saat ini banyak para muslim yang tidak memahami cara bergaul dengan sesama lawan jenis, padahal statusnya bukan muhrim secara halus kami katakan berpacaran.

Menurut islam berpacaran merupakan suatu hal yang diharamkan, karena orang yang berpacaran dianggap mendekati zina dan zina termasuk perbuatan keji dan berdosa besar. Allah SWT sudah sangat jelas melarang perbuatan tersebut dan berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW juga dijelaskan mengenai pelarangan bercampurnya laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim.

Hukum Berpacaran Menurut Al-Quran dan Hadist

Hukum Berpacaran Menurut Al-Quran dan Hadist

Sebelum membahas kebagian inti yaitu tentang tujuan menikah, mari simak dulu hukum berpacaran yang bisa menjadi pelajaran untuk kita maupun saudara kita, agar tidak terjerumus ke dalam api neraka.

Firman Allah Dalam Al-Quran Surat Al-Is’ra Ayat 32,

“Dan janganlah kamu sesekali mendekati perbuatan zina, karena itu sungguh suatu perbuatan keji, dan itu suatu jalan keburukan.”

Menurut Rasulullah berdasarkan Hadist Riwayat Ahmad,

“Barang siapa beriman kepada Allah SWT dan kepada hari akhir maka janganlah sekali-kali berkhalwat dengan seorang perempuan tanpa disertai muhrimnya, karena setan akan selalu menyertai keduanya.”

Menurut H.R Bukhori dan Muslim juga dijelaskan bahwa Nabi bersabda:

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan wanita kecuali mahramnya”

Dari Firman Allah SWT dalam Al Quran dan dari Hadist Rasulullah SAW di atas, sudah sangat jelas dan bisa kita simpulkan inti maknanya tersebut.

Bahwasanya melakukan pacaran atau hubungan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan mahramnya, merupakan perbuatan yang mendekati zina. Dan tahukah kamu, apa hukum zina menurut islam?

Firman Allah SWT Dalam Al-Quran Surat Al-Furqan Ayat 68-69

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

“Dan bagi orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain selain Allah dan juga tidak membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, serta tidak berzina, barangsiapa yang melakukan hal tersebut, niscaya dia mendapat pembalasan atau dosa, yaitu akan dilipat gandakan azab baginya pada hari kiamat nanti dan dia pun akan kekal dalam azab itu, dengan keadaan terhina”.

Naudzubillah summa naudzubillahi min dzalik.. Semoga kita tidak termasuk dalam golongan tersebut, Amin Yarabbal’alamin.

Lalu Bagaimana untuk menghindari azab Allah yang maha pedih tersebut? Jawabannya mungkin akan sulit untuk anda terima, yaitu…

Stop Berpacaran 👫… Langsung nikah saja 😃  daripada dapet azab, hayooooo….

Jika anda setuju langsung menikah muda, anda harus tahu apa sebenarnya tujuan menikah menurut Islam dalam Al-Quran dan secara umum. Yuk Simak selengkapnya dibawah ini…

Tujuan Utama Menikah dan Berkeluarga

Tujuan Utama Menikah dan Berkeluarga Menurut Islam

Dalam islam, menikah merupakan sunnah kauniyah yang harus dilakukan oleh manusia. Dalam Q.S Adz Dzariyah ayat 49 dijelaskan bahwa “Segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kalian mengingat kebesaran Allah”.

Namun membangun sebuah rumah tangga memang tidak semudah yang dipikirkan, karena kita harus memadukan dua pikiran, dua kepribadian, dua keluarga dan lainnya menjadi satu. Oleh karena itu anda harus tahu tujuan utama menikah, sehingga bisa menciptakan keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Inilah beberapa tujuan menikah dalam islam yang harus diketahui.

Menyempurnakan Separuh Agama

Tujuan utama menikah memang untuk menyempurnakan separuh agama. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bersabda “Jika seseorang menikah maka berarti dia telah menyempurnakan separuh agamanya. Maka Bertaqwalah pada paruh yang lain.” setelah menikah kita sudah termasuk menyempurnakan agama.

Penjelasan tujuan ini juga diriwayatkan oleh anas ra, yang berisi “Apabila seorang hamba menikah, maka telah sempurna separuh agamanya, maka takutlah kepada Allah SWT untuk separuh sisanya”. Dengan menikah diharapkan, ibadah kita sebagai seorang muslim semakin baik dan sempurna.

Menjalankan Sunnah Rasul

Ada banyak sekali sunnah Rasullullah saw yang harus kita ikuti. Salah satunya dengan menikah. Rasullullah saw memberikan teladan yang baik untuk sebuah pernikahan. Pernikahan tidak hanya mengutamakan kenikmatan tetapi juga banyak pahala yang bisa didapatkan.

Dengan menikah ada banyak ibadah yang bisa dilakukan. Sesuatu hal yang dianggap haram, bisa menjadi suatu hal yang halal. Rasullullah saw pernah bersabda “jangan sampai kalian meninggal dalam keadaan tidak menikah”.

Menikah Membuka Pintu Rezeki

Hal ini sudah dijelaskan di banyak hadist, saat menikah bisa membuka pintu rezeki. Apalagi dilakukan dengan ikhlas lilahitaala dan mau berusaha sekuat mungkin. saat menikah kita tidak perlu takut akan rejeki dari Allah swt. Karena setiap orang pasti memiliki rejekinya masing-masing.

Sesuai dengan sabda Rasullullah saw “Carilah rejeki didalam pernikahan”. Hal ini juga dijelaskan dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi “Barang siapa telah diberi rezeki berupa istri sholehah oleh Allah SWT, berarti dia telah menolongnya dari separuh agamanya. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah SWT dalam separuh agamanya yang tersisa”.

Terhindar dari Fitnah

Tujuan menikah selanjutnya adalah terhindar dari fitnah. Saat ini fitnah bisa terjadi dengan sangat mudah. Banyak wanita dan laki-laki berpergian bersama, pegangan tangan, berduaan dan lainnya sehingga bisa menimbulkan fitnah bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu untuk menghindari fitnah, lebih baik menikah. Tetapi tetap harus disesuaikan dengan kesiapan dan umurnya. Sehingga tidak menimbulkan fitnah dan masalah yang lebih banyak lagi ke depannya. Karena menikah tidak hanya menyatukan dua orang yang saling mencintai. Ada banyak hal yang harus dipikirkan dan dilakukan. Bila belum siap dalam menikah, lebih baik hindari berduaan dengan pria yang bukan mahramnya atau berpuasalah.

Menjauhkan Diri Dari Perbuatan Zina

Dengan menikah kita bisa menjauhkan diri dari perbuatan zina yang diharamkan dan dilarang oleh Allah Swt. Zina termasuk buatan yang dibenci dan dilarang oleh Allah swt, dosa dari zina sangatlah besar. Oleh karena bila kita sudah mampu dan siap menikah, lebih baik disegerakan menikah. Rasulullah saw juga menganjurkan umatnya untuk segera menikah bila sudah mampu demi menjaga kehormatan diri dan melindungi dari dosa maksiat.

Sabda rasullullah saw “wahai generasi muda, barang siapa diantara kalian memiliki kemampuan maka selayaknya menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih menjaga kemaluan dan memelihara pandangan mata. Barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa menjadi penghalang (gejolak nafsu).

Mendapatkan Keturunan

Bila semua orang berpikir untuk tidak menikah, mungkin manusia di bumi ini akan menikah. Oleh karena itu salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan. Hampir semua orang di dunia ini pasti ingin memiliki anak yang baik sholeh sholehah. Anak-anak akan membuat kehidupan semakin bahagia dan bekal di akhirat nanti.

Anak-anak akan mendoakan orang tuanya dan menjadi amalan yang tidak akan putus. Rasulullah saw bersabda “Ketika seorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara yakni shadaqoh syariah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang mendoakan.

Menyalurkan Hasrat Biologis Manusia

Hasrat biologi manusia merupakan suatu hal ilmiah yang dirasain semua orang. kita tidak bisa menolaknya atau menghindarinya. Oleh karena itu untuk menyalurkan hasrat biologis manusia, bisa dilakukan dengan menikah. Dengan menikah anda bisa menyalurkan hasrat biologis tanpa berdosa.

Jika dilakukan tanpa menikah sudah termasuk zina dan perbuatan maksiat. Dosa yang anda dapatkan semakin besar. Bila anda sudah siap dan tidak bisa menahan hasrat biologis segerakan menikah. Apalagi kini kejahatan bisa dilakukan dengan mudah.

Apa Sih Tujuan Utama Menikah Menurut Ajaran Islam

Membangun Rumah Tangga Yang Islami

Tujuan menikah untuk membangun rumah tangga yang islami. Rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Pasangan suami istri diharapkan untuk menjalankan semua syariat islam yang telah diajarkan, sehingga bisa membangun rumah tangga yang bahagia.

Dalam islam memang ada namanya thalaq atau perceraian, bila kedua pasangan suami istri sudah tidak bisa membangun sebuah rumah tangga lagi. Oleh karena itu saat menikah, ada banyak hal yang harus dipikirkan. Terutama masalah agama, sehingga bisa membangun rumah tangga islami yang sakinah, mawadah dan warahmah.

Meningkatkan Ibadah Kepada Allah

Tujuan ini memang bukan tujuan utama menikah, karena kita melihat banyak orang menikah tetapi malah semakin jauh dari allah swt. Rumah tangga yang baik, seharusnya bisa mendekatkan diri kita kepada Allah swt. Membuat hambanya semakin rajin beribadah dan mendekatkan diri kepada allah swt.

Pernikahan menjadi salah satu lumbung pahala bagi kita. Ada banyak ibadah yang bisa kita lakukan. Bila kita menikah. Termasuk bersetubuh dengan pasangan termasuk ibadah dan mendapatkan pahala. Suatu yang dilarang tetapi bisa memberikan pahala saat kita menikah.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SA:

“Jika kalian bersetubuh dengan istri kalian termasuk sedekah”

Mendengar sabda Rasulullah saw tersebut, para sahabat heran dan bertanya:

”Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu birahinya terhadap istrinya akan mendapat pahala?”

Nabi SAW menjawab:

“Bagaimana menurut kalian bolehkah mereka (para suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa?”

Jawab para sahabat:

”Ya, benar”.

Beliau bersabda lagi:

”Begitu pula kalau mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka akan memperoleh pahala” 9 hadist shahih riwayat muslim 3:82, dan Ahmad 5:167-168

Ada banyak sekali tujuan menikah menurut islam. Tentunya setiap orang memiliki tujuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu mantapkan diri terlebih dahulu. Bila sudah siap dan mantap segeralah menikah. Dan sempurnalah separuh agama, dengan begitu bisa menjalin hubungan rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Amin ya rabbal’alamin.

Baca Juga:

pelanggan testimoni produkwish dr boyke

Tag:

misi menikah dalam agama islam,yhsm-inucbr_001

Langganan Artikel Via Email Tips Dr Boyke

Daftarkan Email Anda Untuk Mendapatkan Tips Kesehatan Terbaru dan Terupdate Secara Gratis Dari Wish Dr Boyke

Best Seller
Rp 200.000
Best Seller
Rp 230.000
Best Seller
Rp 200.000
Limited
Rp 320.000
Best Seller
Rp 160.000
Limited
Rp 170.000

Hubungi Kami

0857-7368-6069
0857-7368-6069
DB60D4EC
0857-7368-6069

Rekening Bank

2450620672 a/n Novi Tuimtihanah
1630001826174 a/n Novi Tuimtihanah
385401012177536 a/n Novi Tuimtihanah

Cara Pemesanan

Cara Pemesanan Produk Wish dr Boyke & Co

Temukan Kami di

Cara Order Produk Wish Dr Boyke & Co